Nganjuk, Sabtu, 15 Agustus 2026 — MTsN 7 Nganjuk menggelar kegiatan Silaturahmi Orang Tua/Wali Murid bersama Komite Madrasah dan Fungsionaris Madrasah pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan semangat kebersamaan untuk membangun sinergi dalam mendampingi peserta didik meraih masa depan.
Mengusung tema “Bersinergi dalam Cinta, Bersama Mengantarkan Ananda Meraih Masa Depan”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara madrasah, orang tua/wali murid, dan komite madrasah.
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang untuk menyatukan visi dalam mendidik, membimbing, menguatkan, dan mendoakan anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berkarakter, percaya diri, serta memiliki akhlak yang baik.
Dalam sambutannya, Kepala MTsN 7 Nganjuk, Mochammad Abdul Rasyid menyampaikan bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak dapat hanya dibebankan kepada madrasah. Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan aktif guru, orang tua, komite, dan seluruh ekosistem pendidikan. “Anak-anak kita tidak hanya membutuhkan guru yang membimbing, tetapi juga orang tua yang percaya, menguatkan, dan selalu mendoakan.”
Kepala madrasah mengajak seluruh orang tua untuk tidak hanya berorientasi pada pencapaian nilai akademik, tetapi juga memperhatikan proses perjuangan, karakter, kedisiplinan, akhlak, dan perkembangan pribadi anak. Orang tua diharapkan dapat membangun komunikasi yang positif dengan putra-putrinya. Anak tidak cukup hanya ditanya, “Berapa nilaimu?”, tetapi juga perlu ditanya, “Apa yang sudah kamu perjuangkan hari ini?”
Menurutnya, setiap anak memiliki potensi dan jalan masa depan yang berbeda. Karena itu, tugas orang tua dan madrasah adalah memberikan ruang bagi anak untuk bermimpi, berusaha, belajar dari kegagalan, serta terus berkembang. “Tidak ada impian yang terlalu tinggi jika diperjuangkan dengan ilmu, doa, kerja keras, disiplin, dan akhlak yang baik.”
Sementara itu, Ketua Komite MTsN 7 Nganjuk, Bapak Imam Choironi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh orang tua/wali murid yang telah hadir dan menunjukkan kepedulian terhadap perkembangan pendidikan putra-putrinya. Ketua Komite menegaskan bahwa komite madrasah akan terus berupaya menjadi jembatan komunikasi antara orang tua dan madrasah. Kebersamaan yang terbangun diharapkan mampu menciptakan suasana pendidikan yang semakin kondusif, transparan, partisipatif, dan berorientasi pada kepentingan terbaik bagi peserta didik. “Madrasah tidak mungkin berjalan sendiri. Ketika madrasah, orang tua, dan komite berjalan bersama, insyaallah ikhtiar kita dalam mendampingi anak-anak akan semakin kuat dan penuh keberkahan.” Ketua Komite juga mengajak para orang tua untuk terus memberikan dukungan terhadap program-program positif madrasah, menjaga komunikasi yang baik, serta bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, religius, dan ramah bagi anak.
Kegiatan silaturahmi semakin menguatkan pesan bahwa pendidikan anak membutuhkan cinta, ilmu, doa, keteladanan, dan kerja sama. Orang tua memiliki peran besar dalam membangun kepercayaan diri anak di rumah, sementara madrasah memberikan pendampingan melalui proses pembelajaran, pembinaan karakter, dan berbagai pengalaman pendidikan. Sinergi tersebut menjadi semakin penting dalam menghadapi tantangan pendidikan dan kehidupan yang semakin kompleks. Anak-anak mungkin belum mengetahui secara pasti akan menjadi apa mereka di masa depan. Namun, orang tua dan madrasah memiliki tanggung jawab untuk memastikan mereka berani bermimpi, siap berjuang, dan tidak kehilangan harapan.
Melalui kegiatan ini, MTsN 7 Nganjuk kembali meneguhkan komitmen untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga menyentuh hati dan membangun karakter.
“Mari kita antarkan mereka menuju masa depan dengan ilmu, cinta, doa, dan keteladanan.”
Kebersamaan orang tua/wali murid, komite, dan madrasah diharapkan menjadi energi positif untuk terus bergerak bersama mewujudkan generasi MTsN 7 Nganjuk yang berkarakter Islami, berprestasi, terampil, peduli lingkungan, dan ramah anak.
MTsN 7 Nganjuk hadir membawa cinta. Bersama dalam kegiatan, insyaallah menjadi keberkahan untuk madrasah.
(Humas MTsN 7 Nganjuk)
