Kota Batu, 19 Agustus 2026 — Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kinerja pelayanan administrasi Tunjangan Profesi Guru (TPG) madrasah, operator EMIS MTsN 7 Nganjuk mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Peningkatan Kapasitas dan Kinerja Pelayanan TPG Madrasah bagi Operator EMIS GTK yang dilaksanakan di Kota Batu, Jawa Timur, pada 18–19 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menjadi forum strategis bagi para operator EMIS GTK untuk memperkuat pemahaman, meningkatkan ketelitian pengelolaan data, sekaligus menyamakan persepsi terkait berbagai aspek pelayanan TPG madrasah. Operator EMIS memiliki peran penting dalam memastikan data guru dan tenaga kependidikan yang tersaji dalam sistem EMIS tetap akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui FGD ini, para peserta mendapatkan ruang untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, mengidentifikasi berbagai kendala yang selama ini dihadapi dalam pengelolaan data GTK, serta mencari solusi terhadap persoalan administrasi dan layanan TPG. Kegiatan juga menjadi momentum untuk membangun koordinasi dan komunikasi yang lebih efektif antara operator di tingkat madrasah dengan pihak-pihak terkait.
Moch. Zainal Abidin, selaku utusan dari MTsN 7 Nganjuk, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi operator madrasah, terutama dalam meningkatkan kualitas pengelolaan data dan pelayanan administrasi TPG.
“FGD ini sangat penting bagi kami sebagai operator EMIS GTK. Tidak hanya menambah wawasan dan pemahaman teknis, tetapi juga memberikan kesempatan untuk menyamakan persepsi, berbagi pengalaman, dan mencari solusi atas berbagai persoalan yang muncul dalam pengelolaan data guru dan layanan TPG,” ungkapnya.
Menurut Moch. Zainal Abidin, akurasi data merupakan kunci utama dalam mendukung kelancaran pelayanan TPG. Oleh karena itu, operator dituntut tidak sekadar mampu mengoperasikan aplikasi, tetapi juga memiliki ketelitian, tanggung jawab, dan komitmen terhadap kualitas data. “Data yang kita input bukan sekadar angka atau administrasi. Data tersebut berkaitan langsung dengan hak dan kesejahteraan guru. Karena itu, ketelitian, validitas, dan pembaruan data harus menjadi perhatian utama setiap operator,” tambahnya.
Ia berharap hasil FGD dapat diterapkan di madrasah masing-masing sehingga pelayanan administrasi TPG menjadi semakin efektif, cepat, akurat, dan akuntabel.
Keikutsertaan operator EMIS MTsN 7 Nganjuk dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen madrasah untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola administrasi dan pelayanan berbasis data. Penguatan kapasitas operator diharapkan dapat mendukung terwujudnya layanan administrasi madrasah yang profesional, transparan, akurat, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi guru dan tenaga kependidikan.
Dengan semangat belajar dan terus beradaptasi terhadap perkembangan sistem digital, MTsN 7 Nganjuk berkomitmen untuk menjadikan pengelolaan data sebagai salah satu fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola madrasah yang semakin BERKAH, profesional, dan bermutu.
(Humas MTsN 7 Nganjuk)
