Nganjuk (01/10/2026) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan peserta didik MTs Negeri 7 Nganjuk. Hibrizi Abiyyu Muflih berhasil meraih Juara Harapan 3 bidang Matematika dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten Nganjuk Tahun 2026 jenjang MTs/SMP. Prestasi ini menjadi kabar menggembirakan bagi keluarga besar MTsN 7 Nganjuk. Di tengah persaingan akademik antar madrasah dan sekolah, capaian Hibrizi menunjukkan bahwa peserta didik madrasah memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, berkompetisi, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Keikutsertaan dalam olimpiade memberikan pengalaman penting bagi peserta didik. Mereka belajar menghadapi tantangan, mengelola tekanan kompetisi, serta membangun keberanian untuk menguji kemampuan di luar lingkungan pembelajaran sehari-hari. Karena itu, capaian Hibrizi tidak hanya dimaknai sebagai sebuah gelar juara. Lebih dari itu, prestasi tersebut merupakan bagian dari proses pembentukan karakter belajar—berani mencoba, tekun berlatih, pantang menyerah, dan terus melakukan perbaikan.
Prestasi sebagai Budaya di Madrasah
MTsN 7 Nganjuk terus berupaya memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik. Prestasi peserta didik menjadi salah satu bagian penting dalam mewujudkan madrasah yang berkarakter Islami, berprestasi, terampil, berbudaya lingkungan, dan ramah anak. Satu prestasi bukanlah akhir perjalanan, tetapi dapat menjadi pemantik lahirnya prestasi-prestasi berikutnya.
Kepala MTsN 7 Nganjuk menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Hibrizi Abiyyu Muflih.
“Prestasi bukan hanya tentang mendapatkan juara. Prestasi adalah tentang keberanian untuk mencoba, ketekunan dalam berproses, dan kemauan untuk terus belajar. Selamat kepada Hibrizi Abiyyu Muflih. Jadikan capaian ini sebagai pengalaman dan pijakan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.”
Apresiasi juga diberikan kepada para guru yang telah mendampingi dan memberikan pembinaan kepada peserta didik. Dukungan guru, madrasah, dan keluarga menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang mendorong peserta didik untuk berkembang sesuai potensi masing-masing.
Bagi Hibrizi, Juara Harapan 3 mungkin menjadi sebuah pencapaian hari ini. Namun, bagi MTsN 7 Nganjuk, capaian tersebut adalah bagian dari perjalanan panjang untuk menumbuhkan generasi yang percaya diri, berpikir kritis, berkarakter, dan berani berprestasi. Setiap anak memiliki potensi untuk bersinar. Tugas madrasah adalah menghadirkan ruang, pendampingan, dan kesempatan agar potensi itu tumbuh menjadi prestasi.
Selamat, Hibrizi Abiyyu Muflih! Terus belajar. Terus berlatih. Terus bertumbuh. Terus mengukir prestasi untuk MTsN 7 Nganjuk.
(Humas MTsN 7 Nganjuk; Foto: Urip Widodo)