NGANJUK – Bukan sekadar membaca dan menulis. Literasi juga tentang keberanian mengekspresikan diri, mengembangkan bakat, membangun karakter, dan menginspirasi orang lain. Pesan itulah yang berhasil ditunjukkan para siswa ekstrakurikuler Wushu MTsN 7 Nganjuk saat tampil memukau di panggung Nganjuk Literafest 2026, Kamis (8/10/2026).
Di hadapan para pengunjung festival, para ksatria muda MTsN 7 Nganjuk tampil penuh energi, percaya diri, dan kekompakan. Gerakan-gerakan Wushu yang dinamis dipadukan dengan ketepatan teknik dan konsentrasi tinggi, menghadirkan pertunjukan yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga sarat dengan nilai pendidikan karakter.
Penampilan tersebut merupakan bagian dari partisipasi MTsN 7 Nganjuk dalam Nganjuk Literafest 2026, yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Daerah dan Dinas Kearsipan Kabupaten Nganjuk pada 8–10 Oktober 2026.
Tepuk tangan dan antusiasme penonton mengiringi setiap gerakan para siswa. Keberanian mereka tampil di panggung publik menjadi bukti bahwa kegiatan ekstrakurikuler mampu menjadi ruang pembelajaran yang efektif untuk membangun karakter dan kepercayaan diri peserta didik.
Melalui Wushu, siswa belajar lebih dari sekadar seni bela diri. Mereka ditempa untuk memiliki disiplin, fokus, keberanian, ketekunan, sportivitas, kekompakan, dan rasa percaya diri.
“Dari gerakan menjadi karakter, dari latihan menjadi prestasi, dan dari keberanian tampil menjadi pengalaman yang menginspirasi,” menjadi semangat yang tercermin dalam penampilan para siswa MTsN 7 Nganjuk.
Keikutsertaan dalam Literafest 2026 juga menjadi penegasan bahwa literasi memiliki wajah yang luas. Literasi dapat hadir melalui buku dan tulisan, tetapi juga melalui seni, budaya, olahraga, kreativitas, keterampilan, serta kemampuan siswa dalam mengekspresikan potensi dirinya.
Bagi MTsN 7 Nganjuk, panggung Literafest bukan sekadar tempat untuk tampil. Lebih dari itu, panggung tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk belajar berani, belajar berkarya, belajar berprestasi, dan belajar menginspirasi.
Penampilan Wushu kali ini pun meninggalkan kesan tersendiri. Para siswa telah menunjukkan bahwa ketika bakat mendapatkan ruang, latihan mendapatkan kesempatan, dan keberanian mendapatkan dukungan, maka lahirlah sebuah penampilan yang mampu menginspirasi.
Dari MTsN 7 Nganjuk untuk Literafest 2026: literasi bergerak, bakat berkembang, karakter menguat, prestasi terus diukir.
MTsN 7 Nganjuk – Menebar Cinta, Mengukir Prestasi, Menginspirasi Generasi.
(Humas MTsN 7 Nganjuk; Foto: Adib Alafi)
