Nganjuk, 24/02/2026 – Sebanyak 254 siswa kelas IX MTsN 7 Nganjuk mengikuti kegiatan Simulasi Tes Kompetensi Akademik (TKA) Tahun 2026 yang dilaksanakan selama dua hari, Senin-Selasa, 23 – 24 Februari 2926 di laboratorium komputer madrasah. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kesiapan teknis dan akademik siswa dalam menghadapi TKA yang sesungguhnya.
Simulasi dilaksanakan secara berbasis komputer dengan pendampingan panitia madrasah. Para siswa dibagi dalam beberapa sesi untuk memastikan pelaksanaan berjalan tertib dan lancar. Materi yang diujikan meliputi literasi membaca dan literasi numerasi, sesuai dengan juknis TKA.
Kepala MTsN 7 Nganjuk, bapak Mochammad Abdul Rasyid menyampaikan bahwa simulasi ini menjadi bagian penting dari strategi peningkatan mutu lulusan di MTsN 7 Nganjuk.
“Simulasi TKA ini bukan sekadar latihan teknis, tetapi juga bagian dari ikhtiar madrasah dalam meningkatkan kualitas akademik siswa agar mampu lulus dengan hasil terbaik. Kami ingin memastikan seluruh siswa siap secara mental, akademik, dan teknis,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa madrasah telah menyiapkan program pendampingan lanjutan berdasarkan hasil evaluasi simulasi.
Bapak Ahmad Jauhari Musyafik, proktor madrasah memastikan seluruh perangkat berjalan optimal. “Alhamdulillah, selama dua hari pelaksanaan tidak ada kendala berarti. Server utama dan cadangan berfungsi dengan baik, jaringan stabil, dan siswa dapat login tanpa hambatan,” jelas beliau. Sementara itu, Bapak Budianto dan Ibu Zuhaini Farida, teknisi madrasah menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur menjadi prioritas utama sebelum pelaksanaan simulasi. “Kami melakukan pengecekan perangkat komputer, jaringan LAN, sehari sebelum pelaksanaan. Antisipasi ini penting agar siswa dapat fokus mengerjakan soal tanpa gangguan teknis,” ungkapnya.
Salah seorang guru mata pelajaran yang turut melakukan pemantauan menyampaikan bahwa hasil simulasi akan menjadi dasar pemetaan kemampuan siswa. “Dari simulasi ini kami bisa melihat materi mana yang masih perlu penguatan. Selanjutnya akan ada kelas intensif dan pembahasan soal agar siswa lebih siap menghadapi TKA 2026,” tutur salah satu guru pembimbing.
Antusiasme juga terlihat dari para siswa. Salah satu peserta mengaku simulasi ini membantunya memahami pola soal. “Awalnya saya agak tegang, tapi setelah mencoba ternyata lebih percaya diri. Simulasi ini membantu saya mengetahui bagian mana yang harus lebih banyak belajar,” katanya.
Dengan terselenggaranya simulasi selama dua hari ini, MTsN 7 Nganjuk berharap seluruh siswa semakin siap menghadapi TKA 2026 dengan hasil optimal. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan serta memastikan seluruh siswa menyelesaikan pendidikan dengan prestasi terbaik. (tim humas dan jurnalistik)
