Nganjuk (11/12/2025) — Dalam rangka memperingati Milad ke-30, MTsN 7 Nganjuk melaksanakan program Bakti Sosial di masjid dan musholla yang berada di lingkungan kecamatan Berbek, pada hari Kamis, 11 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur atas perjalanan madrasah selama tiga dekade dalam memberikan layanan pendidikan, sekaligus bentuk kepedulian terhadap sarana ibadah sebagai pusat kegiatan keagamaan masyarakat.
Bakti Sosial sebagai Wujud Kepedulian dan Pengabdian
Pelaksanaan bakti sosial ini melibatkan seluruh komponen madrasah, mulai dari kepala madrasah, dewan guru, komite madrasah, tenaga kependidikan, hingga perwakilan peserta didik dari berbagai tingkat kelas. Dalam kegiatan tersebut, tim dibagi ke beberapa titik masjid dan musholla yang menjadi sasaran kegiatan di lingkungan sekitar MTsN 7 Nganjuk. Tidak semua siswa dilibatkan dalam ‘Bakti Sosial’ keluar madrasah. Sebagian dari mereka juga melakukan Bakti Madrasah, yaitu melakukan kebersihan dan penataan lingkungan sekitar madrasah sebagai tempat mereka mengaji dan mengkaji ilmu.
Milad sebagai Momentum Berbagi
Kepala MTsN 7 Nganjuk, bapak Mochammad Abdul Rasyid, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini adalah salah satu program unggulan dalam rangkaian perayaan Milad ke-30. “Alhamdulillah, di usia tiga dekade ini, MTsN 7 Nganjuk ingin semakin menegaskan komitmen sebagai madrasah yang tidak hanya mendidik dalam ruang kelas, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Bakti sosial di masjid dan musholla ini adalah bagian dari ikhtiar madrasah untuk memakmurkan rumah ibadah, serta menanamkan nilai kepedulian dan gotong royong kepada seluruh warga madrasah,” ujar beliau.
Dengan terlibat langsung dalam kegiatan sosial dan keagamaan, siswa diharapkan dapat menguatkan akhlak, kepekaan sosial, serta pengalaman praktis dalam pengabdian masyarakat.
Bakti Sosial sebagai Tradisi Kebaikan
Ketua Panitia, Bapak Ahmad Jauhari Musyafik, S.Pd.I menyampaikan bahwa engan terlaksananya kegiatan bakti sosial ini, MTsN 7 Nganjuk berharap dapat memperkuat sinergi dengan masyarakat dan terus menjaga hubungan harmonis yang telah terjalin selama ini. Perayaan Milad ke-30 bukan sekadar perayaan usia, tetapi refleksi perjalanan panjang madrasah dalam membangun generasi yang unggul dan berakhlaq. Melalui kegiatan sosial seperti ini, MTsN 7 Nganjuk semakin menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan yang hadir di tengah masyarakat, membawa manfaat, dan menjadi bagian dari solusi.
Pembelajaran Karakter bagi Peserta Didik
Dalam kesempatan ini pula hadir ibu Yayuk Idawati, S.Pd., pengawas madrasah yang sekaligus mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan, “Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung yang berdampak pada pembentukan karakter, seperti:
- Gotong royong dan tanggung jawab,
- Kedisiplinan dan keteladanan dalam menjaga kebersihan,
- Kepekaan sosial dan rasa memiliki terhadap lingkungan sekitar,
- Semangat menghidupkan nilai-nilai keislaman dalam perbuatan nyata.
Apresiasi dan Antusiasme Masyarakat
Kegiatan bakti sosial mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar. Para pengurus masjid dan musholla menyampaikan apresiasi atas kepedulian MTsN 7 Nganjuk yang telah membantu perawatan sarana ibadah, terutama pada fasilitas yang membutuhkan perhatian dan perbaikan ringan. Seorang tokoh masyarakat menyampaikan, “Kami sangat berterima kasih kepada keluarga besar MTsN 7 Nganjuk. Bantuan dan kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi kami, khususnya dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah. Semoga MTsN 7 Nganjuk semakin maju dan menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya.” (By Tim Publikasi dan Humas)
