Nganjuk (MTsN 7 Nganjuk) – Suasana khidmat sekaligus penuh semangat mewarnai pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 di halaman MTsN 7 Nganjuk, Rabu (23/7/2026). Seluruh peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan mengikuti upacara dengan tertib sebagai wujud penghormatan terhadap hak-hak anak sekaligus penguatan komitmen bersama dalam menghadirkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan penuh kasih sayang.
Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Padmiasih, S.Pd., menyampaikan amanat yang menekankan bahwa Hari Anak Nasional bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat kesadaran seluruh warga madrasah dalam mendampingi tumbuh kembang peserta didik secara utuh.
Mengusung semangat “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”, Padmiasih mengajak seluruh peserta didik untuk menjadi generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki akhlak mulia, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu menghargai sesama.
“Anak-anak adalah investasi terbaik bangsa. Karena itu, manfaatkan masa belajar di madrasah dengan sungguh-sungguh. Jadilah pribadi yang jujur, disiplin, santun, rajin beribadah, gemar belajar, dan saling menghormati. Hindari perundungan, kekerasan, maupun tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Mari kita ciptakan MTsN 7 Nganjuk sebagai rumah kedua yang aman, nyaman, dan membahagiakan bagi semua,” pesan Padmiasih di hadapan peserta upacara.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap peserta didik memiliki potensi dan keunikan yang patut dikembangkan. Menurutnya, keberhasilan seorang anak tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi juga dari karakter, kepedulian, kreativitas, serta kemampuannya memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Peringatan Hari Anak Nasional di MTsN 7 Nganjuk menjadi bagian dari implementasi pendidikan karakter yang terus diperkuat melalui berbagai program pembiasaan positif di madrasah. Nilai-nilai religius, disiplin, tanggung jawab, gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, hingga budaya saling menghormati terus ditanamkan dalam setiap aktivitas pembelajaran maupun kehidupan sehari-hari. Kepala MTsN 7 Nganjuk menegaskan bahwa madrasah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan setiap anak memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas sekaligus lingkungan yang mendukung tumbuh kembangnya secara optimal.
“Hari Anak Nasional mengingatkan kita bahwa setiap anak memiliki hak untuk tumbuh, belajar, bermain, berpendapat, dan memperoleh perlindungan. Oleh karena itu, MTsN 7 Nganjuk terus berkomitmen menghadirkan madrasah yang ramah anak, inklusif, aman, serta memberikan ruang bagi setiap peserta didik untuk berkembang sesuai potensi yang dimilikinya. Kami percaya bahwa pendidikan terbaik lahir dari lingkungan yang menghadirkan kasih sayang, penghormatan terhadap martabat manusia, dan keteladanan dari seluruh warga madrasah.”
Beliau menambahkan bahwa komitmen tersebut selaras dengan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan penguatan Panca Cinta Kementerian Agama, yang menempatkan peserta didik sebagai subjek pendidikan yang harus didampingi dengan empati, keteladanan, dan penghargaan terhadap keberagaman.
“Kami ingin setiap anak datang ke madrasah dengan rasa bahagia dan pulang membawa pengalaman belajar yang bermakna. Ketika anak merasa dicintai, dihargai, dan didukung, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, berkarakter, sekaligus berprestasi. Inilah fondasi yang terus kami bangun menuju madrasah yang maju, bermutu, dan mendunia.”
Melalui peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 ini, MTsN 7 Nganjuk kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan yang humanis, berkualitas, dan berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak. Dengan sinergi antara madrasah, keluarga, dan masyarakat, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam karakter, spiritualitas, dan kepedulian sosial.
(Humas MTsN 7 Nganjuk)
