NGANJUK – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 7 Nganjuk sukses menyelenggarakan kegiatan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) tahun ajaran 2026/2027 selama lima hari berturut-turut, mulai tanggal 13 hingga 17 Juli 2026. Kegiatan orientasi ini diikuti oleh 285 murid baru dengan penuh antusias. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala MTsN 7 Nganjuk, Mochammad Abdul Rasyid, M.Pd., yang mengusung tema inspiratif: “Kenali madrasahmu, bangun karaktermu, raih prestasimu.” Tema ini dijabarkan sebagai sebuah proses terintegrasi bagi siswa baru; diawali dengan mengenal lingkungan fisik, budaya, dan sistem belajar di madrasah, yang kemudian menjadi pondasi untuk membentuk karakter islami yang disiplin, jujur, dan bertanggung jawab, hingga akhirnya mampu melejitkan potensi demi meraih prestasi terbaik di bidang akademik maupun non-akademik. Setelah pembukaan di tingkat satuan pendidikan, seluruh peserta langsung bergabung secara daring untuk mengikuti prosesi pembukaan Matamuda serentak yang dipimpin langsung oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur.
Memasuki hari kedua, suasana haru dan khidmat menyelimuti madrasah saat digelarnya prosesi Taukil. Prosesi ini merupakan ritual penyerahan secara simbolis peserta didik baru dari pihak orang tua wali murid kepada pihak madrasah yang dipimpin langsung oleh Kepala MTsN 7 Nganjuk, menandai penyerahan amanah pendidikan demi masa depan putra-putri mereka. Selanjutnya pada hari ketiga, Rabu, para siswa baru disuguhi materi krusial mengenai Kemadrasahan dan Budaya Digital guna membekali mereka agar bijak serta adaptif dalam memanfaatkan teknologi di lingkungan belajar yang modern.
Agenda berlanjut pada hari Kamis dengan menghadirkan narasumber dari Unit PPA Polres Nganjuk yang mengupas tuntas materi pencegahan bullying (perundungan) serta edukasi keamanan berkendara demi keselamatan siswa di jalan raya. Pada hari terakhir, Jumat, tim dari Puskesmas Berbek hadir memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai bagian dari pola hidup sehat di sekolah. Seluruh rangkaian kegiatan Matamuda ini berjalan dengan sangat tertib dan khidmat. Melalui pembekalan yang komprehensif ini, 285 siswa baru diharapkan memiliki kesiapan mental, spiritual, dan sosial yang matang sebagai bekal awal yang kuat dalam memulai kegiatan belajar mengajar di tingkat pendidikan yang lebih tinggi.
